Item Cek Pembelian Mobil Bekas

Jenis : …………………………………………………….
Tahun : …………………………………………………….
Warna : …………………………………………………….

Permulaan :

  1. Cek Sejarah perawatan (Service Berkala)
    * Standar : Sejarah service berkala tercatat pada buku warranty dan service berkala (1K, 10K, 20K, 30K, dll di bengkel Authorized Toyota)
  2. Cek Surat-Surat Mobil (STNK, BPKB, Faktur & NIK)
    * Standar : Nama yg tertera di STNK & BPKB harus sama dengan yg akan menjual atau harus ada kwitansi jual beli dari pemilik yg tertera di STNK & BPKB.
  3. Tanyakan alasan menjual mobil
    * Standar : Biasanya ingin mengganti mobil dengan mobil baru atau butuh uang
  4. Tanyakan apakah pernah mengalami kecelakaan/perbaikan serius & bagian mana saja yang diperbaiki.
    * Standar : Upayakan mendapatkan mobil dengan kondisi mesin dan transmisi yang tidak pernah mengalami perbaikkan karena masalah serius.
  5. Kapan uji emisi terakhir dan apakah lulus.
    * Standar : Tidak lebih dari 6 Bulan (versi Dephub & TAM) dan hasilnya lulus uji emisi

 

 

Exterior

No Item Pemeriksaan OK Kurang Catatan
1 Garis bodi luar lurus

 

 

 

2 Pastikan tidak sulit membuka/menutup pintu dan pintu tidak goyang saat dibuka/tutup.

 

 

 

3 Celah bodi seragam (Contoh: celah pintu kiri dan kanan sama)

 

 

 

4 Perhatikan seluruh bodi mobil, pastikan tidak ada titik-titik karat

 

 

 

5 Warna bodi tidak boleh belang atau tidak sama (bekas cat ulang)

 

 

Tanyakan alasan pengecatan ulang
6 Tidak ada lubang derek yg biasa dipakai untuk menarik gerobak, perahu, trailer dsb. (Besi bundar yg dipasang di belakang bumper). Lihat gambar :

 

 

Kalau ada, berarti mobil suka dipakai menarik beban berat. Kemungkinan kondisi mobil tidak sebaik mobil biasa.

Interior

No Item Pemeriksaan OK Kurang Catatan
1 Jok tidak lembab (seperti basah bekas banjir)

 

 

Mungkin bekas banjir
2 Tidak lembab/basah di bawah karpet

 

 

Mungkin bekas banjir
3 Audio (Radio, CD, Tape) dapat berfungsi

 

 

 

4 AC dingin

 

 

 

5 Doorlock, power window, spion electrik berfungsi

 

 

 

6 Pemanas kaca belakang berfungsi

 

 

Tes dengan menyiram air
7 Tidak ada suara-suara yg keluar dari dashboard saat mobil dikendarai (bunyi-bunyian sekitar dashboard, seperti kletek-kletek, nyit-nyit, dsb)

 

 

 

Mesin

No Item Pemeriksaan OK Kurang Catatan
1 Tidak ada tetesan oli/air pendingin dari mesin?

 

 

 

2 Mesin tidak kotor/basah oleh oli?

 

 

 

3 Oli tidak kurang/kotor pada saat stik oli di cabut

 

 

 

4 Area di bawah tutup oli mesin tidak sangat kotor

 

 

 

5 Tidak tercium bau oli terbakar di area ruang mesin

 

 

 

6 Terminal baterai tidak berkarat

 

 

 

7 Mesin hidup halus (Tidak pincang atau mbrebet)

 

 

 

8 Asap knalpot tidak keluar banyak dengan warna gelap

 

 

 

9 Tidak ada lampu peringatan yg menyala di konsol speedometer saat mesin dihidupkan kecuali lampu rem & lampu safety belt

 

 

 

10 Tidak mbrebet saat mesin di gas

 

 

 

Ban

No Item Pemeriksaan OK Kurang Catatan
1 Tidak ada retakan atau benjolan

 

 

 

2 Kembang ban tidak tipis

 

 

 

3 Ban harus seragam untuk ukuran & merk

 

 

 

4 Ban serep, dongkrak dan kunci roda lengkap

 

 

 

5 Pelek tidak rusak

 

 

 

6 Ban tidak bergetar saat kecepatan tinggi

 

 

 

Rem

No Item Pemeriksaan OK Kurang Catatan
1 Reservoir minyak rem tidak bocor

 

 

 

2 Isi minyak rem tidak kurang

 

 

 

3 Pedal rem tidak terlalu berat atau terlalu ringan (saat diinjak tidak terlalu keras)

 

 

 

4 Disc brake tidak berkarat (visual: rem cakram tidak berkarat)

 

 

 

5 Pedal rem dan stir tidak bergetar saat di rem

 

 

 

6 Tidak ada suara gesekan saat mobil berjalan

 

 

 

7 Lampu peringatan ABS tidak menyala

 

 

setelah kunci kontak di ON kan selama 6 detik

Suspensi

No Item Pemeriksaan OK Kurang Catatan
1 Shock breaker tidak berminyak karena bocor

 

 

 

2 Karet penutup shock tidak rusak

 

 

 

3 Gerak bebas roda kemudi normal (saat mobil diam, stir diputar pelan, normalnya akan bergerak tapi sedikit)

 

 

 

4 Saat keempat sudut kendaraan ditekan, daya kembalinya rata (Contoh: di area lampu depan kiri ditekan, suspensi akan tertekan, saat tekanan dilepas, mobil akan naik sendiri ke atas dengan kecepatan tertentu)

 

 

 

5 Keausan ban merata

 

 

 

6 Postur kendaraan merata di jalan rata. (Tidak miring kiri/kanan, depan atau belakang)

 

 

 

7 Ketika stir dilepas saat berjalan lurus di jalanan yang rata, lingkar kemudi tidak lari ke satu sisi (kanan/kiri)

 

 

 

8 Stabil ketika mobil dipacu di jalan bebas hambatan

 

 

 

Transmisi

No Item Pemeriksaan OK Kurang Catatan
1 Tidak ada kebocoran minyak transmisi di kolong mobil (Tidak ada tetesan minyak di kolong mobil saat parkir agak lama)

 

 

 

2 Tidak sulit untuk memindahkan gigi (maju atau mundur) (M/T)

 

 

 

3 Pindah gigi halus (A/T)

 

 

 

Dowload PDF

mobil yang paling laku di indonesia bulan juli 2009 gan……!!!!


JAKARTA – Sepanjang Juli 2009, pasar kendaraan roda empat di Indonesia makin membaik. Lantas mobil-mobil apa saja yang banyak diburu konsumen? Berikut kami berikan daftarnya.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang kami peroleh beberapa waktu lalu, pasar mobil di dalam negeri selama Juli 2009 cenderung meningkat dibanding bulan sebelumnya.

Bila pada Juni pasar hanya mempu menyerap sebanyak 39.567 unit, maka dibulan berikutnya, penjualan whole sales kendaraan roda empat di Indonesia mampu tembus ke 41.838 unit.

Multy Purpose Vehicle (MPV) rupanya masih tetap menjadi pilihan konsumen di Indonesia. Terbukti nama-nama seperti Avanza, Xenia, Kijang Innova, Freed, dan Livina masih menjadi yang terlaris selama Juli 2009.

Selain itu mobil-mobil hatchback juga memegang peranan penting total penjualan mobil di Tanah Air. Bahkan, dominasi Jazz yang sebelumnnya selalu merajai disegmen ini, tergusur oleh Yaris.

Yang lebih mencengangkan tentunya Freed. Baru genap satu bulan diluncurkan, MPV Honda ini langsung mencuri perhatian masyarakat dalam negeri.

Mau tau lebih jelas mobil-mobil apa saja yang jadi incaran konsumen di Indonesia? Berikut daftarnya, dilihat dari hasil penjualan selama Juli 2009.

1. Toyota Avanza (8.789 unit)
2. Daihatsu Xenia (3.482 unit)
3. Toyota Kijang Innova (3.205 unit)
4. Toyota Rush (1.522 unit)
5. Honda Freed (1.521 unit)
6. Nissan Livina (1.182 unit)
7. Suzuki APV (1.051 unit)
8. Toyota Yaris (1.033 unit)
9. Honda Jazz (891 unit)
10. Daihatsu Terios (883 unit) (uky)

Sumber : okezone.com

Gile gan banyak juga yah yang punya mobil baru…….

katanya jaman susah yah gan……

maap gan info nya cuma begitu doang..soal nya masih newbie nih……


Last edited by goyou; 17-08-2009 at 06:26 PM..

 

 

Penjualan Mobil Bekas 1.000.000 Unit Lebih Per Tahun

Kompas.com/Zulkifli BJ

Sentra Mobil Bekas di WTC Mangga Dua juga didukung oleh lembaga pembiayaan, termasuk bank besar di Indonesia.

Artikel Terkait:

Jumat, 15/5/2009 | 13:54 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Meski tahun ini para ATPM memperkirakan penjualan mobil baru berkisar 450.000 unit atau turun dibandingkan tahun lalu, di sektor mobil bekas, angka penjualan atau transaksi diperkirakan di atas satu juta unit. Hal itu disimpulkan setelah KOMPAS.com mendapatkan jawaban dari Leovan Widjaja, General Manager Mobil 88 yang sudah menangani bisnis ini 18 tahun lebih, mengenai hubungan antara penjualan mobil baru dan bekas.

Di samping itu, menurut beberapa mantan eksekutif Astra yang kemudian mendirikan bisnis mobil bekas, di saat harga mobil baru makin mahal atau naik, konsumen justru lari ke mobil bekas. Inilah yang membuat bisnis mobil bekas hidup dan tetap bergairah. Hal yang sama diakui oleh Leovan. Ditambahkannya, bila suatu merek indennya lama sekali, konsumen juga banyak yang lari ke mobil bekas.

Meski tidak ada data yang pasti karena tidak seluruh pembeli mobil bekas langsung melakukan pendaftaran balik nama sehingga transaksi mobil bekas susah dideteksi, Leovan membuat perhitungan sendiri. Menurutnya, 10 persen dari mobil baru yang terjual tahun lalu diperjual belikan lagi tahun ini. “Makin tua tahunnya, persentasi penjualan juga makin tinggi.

Berdasarkan perkiraan itu, KOMPAS.com membuat perhitungan berdasarkan jumlah mobil yang terjual dalam lima tahun terakhir, yaitu sejak 2004 sampai 2008. Angka yang diperoleh ternyata mencapai 1.025.400 unit. Nah, kalau dimasukkan lagi mobil-mobil keluaran 2000 sampai 2003, angka tersebut makin tinggi.

Penjualan

Mobil Baru

% Unit Bekas
2008 609.000 10% 60.900
2007 434.000 20% 86.800
2006 318.000 40% 172.200
2005 533.000 60% 319.100
2004 483.000 80% 386.400
Total 1.025.400

Semua itu menggambarkan bisnis mobil  bekas sangat hidup dan dinamis, kendati kondisi ekonomi tahun tidak secerah 2008.

Karena itu pula, kini berbagai mal di Jakarta menyediakan fasilitas untuk penjualan mobil bekas. Mobil88, unit Astra yang khusus menangani bisnis mobil bekas produk-produk Astra, juga terus berkembang.

“Di Jakarta, kita punya 7 tempat antara lain di tempat ini (Jalan Simatupang), Kebon Jeruk, Tebet, Kelapa Gading, Bintaro, Kali Malang. Juga sudah punya cabang di Bandung, Surabaya, dan Medan,” bebernya. Dijelaskan pula, tahun ini sentra mereka juga akan bertambah dengan dibuka tempat penjualan mobil bekas khusus Daihatsu. “Tempatnya di Bintaro 2,” ungkapnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

7 Cara Bikin Harga Mobkas Tinggi

KOMPAS.COM/BASTIAN

Bunyi-bunyi sangat menggangu dari suspensi bisa membatalkan transaksi

Artikel Terkait:

Senin, 2/11/2009 | 15:50 WIB

KOMPAS.com — Tinggi rendahnya harga jual mobil bekas atau mobkas sangat tergantung dua hal, yakni merek dan kondisi. Untuk merek, tertinggi masih dipegang kendaraan buatan Jepang. Soal harga, masing-masing kota atau wilayah punya harga pasaran tersendiri.

Misalnya, mobil—dengan merek, tahun, dan kondisi sama—berdomisili di Jakarta Utara tidak lebih mahal dari yang di Jakarta Selatan. Pasalnya, yang di Jakarta Utara mengandung kadar garam lebih tinggi karena dekat dengan laut. Kemudian, harga mobkas di Jakarta lebih murah ketimbang di Yogyakarta atau Medan (Sumut) karena pedagang di dua daerah terakhir mengambil mobil dari Jakarta.

Selain wilayah, harga mobil juga ditentukan oleh kondisi fisik. Kalau kurang terawat, itu jelas bikin harga mobil jadi rendah. Nah, ada 7 cara yang bisa dilakukan jika Anda menginginkan harga mobkas tinggi.

1. Cat orisinil
Ini yang diperhatikan sebagian calon pembeli sebelum beralih ke mesin dan interior. Lalu, pelat bodi diteliti, pernah tabrakan atau tidak.

Apalagi jika terdapat bekas gores atau baret, maka ini perlu dihilangkan. Beberapa perlengkapan di bodi, seperti lis, logo, atau antena, sebaiknya masih utuh, termasuk komponen lampu.

2. Interior
Warna dasbor, panel pintu, dan jok belum pudar. Kondisinya pun tak ada yang retak atau bolong, khususnya dasbor dan panel pintu. Jika kabin kotor, bau tak sedap, dan lenyapnya beberapa komponen atau tidak berfungsi dengan baik, maka semua ini akan membuat harga mobil jatuh.

3. Pendukung kenyamanan
AC yang dingin menjadi salah satu faktor terpenting bagi calon pembeli. Lalu, kondisi busa dan pelapis jok masih terawat, begitu juga sabuk pengaman diharapkan terpasang dan berfungsi baik.

4. Kondisi mesin
Ada pembeli terkadang lebih mementingkan kondisi mesin bagus ketimbang bodi. Makanya, munculnya lelehan oli mesin atau air radiator, knalpot berasap tebal, dan beberapa komponen sudah tidak asli bisa menjatuhkan harga. Kalau punya bukti perawatan berkala dan perbaikian tertentu, maka hal itu akan menambah nilai mobkas.

5. Bunyi-bunyian
Hal ini bersumber dari mesin, kaki-kaki, dan interior. Bunyi-bunyian muncul karena ada dua komponen saling bergesek atau sudah kering lantaran kurang gemuk.

6. Perlengkapan tambahan
Penambahan aksesori dapat menaikkan harga jual, seperti sistem audio yang sudah up-grade, pakai pelek lebar, penggantian shift knob, setir balap, dan jok semi-bucket racing.

Di sisi lain, ada yang beranggapan, justru penambahan aksesori tidak sesuai selera pembeli sehingga ada biaya tambahan untuk mengembalikan kondisi mobil ke standar. Jika begitu, calon pembeli punya peluang untuk menekan harga. (Ary Damarjati)

 

 

 

 

Kalau Mau Beli Mobil Bekas, Sekarang Saatnya

 

AGUNG KURNIAWAN

Artikel Terkait:

Selasa, 7/7/2009 | 17:58 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Bagi yang berniat membeli mobil bekas, lakukan sekarang. Pasalnya, lonjakan harga terjadi menjelang hari raya Idul Fitri. Selain karena daya beli meningkat, penyulut lainnya karena masuknya pedagang mobil bekas dari berbagai daerah ke ibu kota mencari “barang”.

“Sekarang sudah mulai naik harga, pedagang (daerah) sudah mulai masuk. Kenaikan harga bisa berkisar Rp 5 juta-Rp 10 juta,” ujar Deni Hartono, pemilik Alsa Mobil, yang berlokasi di Pusat Mobil Bekas WTC Mangga Dua Lt 7, Jakarta Utara, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (7/7).

Serbuan pedagang daerah ini, lanjut Deni, merupakan salah satu penyebab tersendatnya pasokan stok untuk memenuhi permintaan konsumen. Lonjakan harga juga akan terjadi pascapemilu presiden tahun ini. Meski tetap berpikir positif, Deni mengaku masih menemukan banyak konsumen yang masih menunda penggantian mobilnya akibat terimbas krisis ekonomi dunia.

“Memang siklus tahunannya pasti akan meningkat menjelang Lebaran, sampai 20-30 persen. Tapi banyak juga yang masih menunda penggantian mobil barunya dengan memperbaiki yang lama,” ungkapnya.

Di sisi lain, kenaikan harga jual mobil bekas akan meningkat menyusul melonjaknya permintaan mobil baru pada agen tunggal pemegang merek (ATPM). Dengan besarnya permintaan, maka akan terjadi tumpukan pesanan (inden) untuk mobil baru. “Kondisi ini yang kemudian menyebabkan potensi kenaikan harga terjadi,” tambah Leovan Widjaja, General Manager Mobil 88 kepada Kompas.com.

Bahkan, konsumen saat ini sudah banyak yang mulai melakukan pembelian mobil bekas. Mereka khawatir jika pembelian dilakukan mendekati Hari Raya, maka mereka akan memperoleh harga jual yang lebih tinggi.

Leovan mengaku, pada dasarnya posisi harga hingga Juli 2009 masih relatif stabil. Namun, jika daftar inden mobil baru di ATPM semakin panjang, maka harga mobil bekas akan terkoreksi naik.

“Indikasinya, kalau memang terjadi penumpukan di pemesanan mobil baru akan terjadi kenaikan harga. Analoginya, kalau mobil seharga Rp 100 juta akan meningkat Rp 3 juta-Rp 5 juta tergantung dari jenis mobilnya,” ungkap Leovan.

Untuk produk terlaris, baik Deni maupun Leovan sepakat, primadona masih dipegang jenis kendaraan multi purpose vehicle (MVP), seperti Avanza, Xenia, dan Innova. Selanjutnya, produk hatchback, yakni Jazz, Yaris, dan Swift, juga  diminati karena relatif masih terjangkau oleh konsumen.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Mobil Bekas Diminati

CITEUREUP – Penjualan mobil bekas di Diler Eka Mulya Mandiri Jalan Mayor Oking No 51 Citeureup pada April kemarin meningkat. Bahkan angkanya termasuk tinggi, yakni mencapai 17 unit. Hal itu dikatakan pengelola Diler Eka Mulya Mandiri Ayong Sanjaya, pada Radar Bogor kemarin.

Sedangkan Mei ini penjualan turun sebesar 50 persen bila dibandingkan Mei 2008. “Penjualan tidak menentu, tergantung ada tidaknya stok. Kadang cuma 5-6 unit, kadang sampai 15 unit per bulan,” kata Ayong.

Mobil bekas yang diminati adalah jenis kendaraan niaga. Suzuki Futura pick up misalnya, mendominasi 60 persen dari total penjualan. Sedangkan 40 persen sisanya dari jenis lain. Menurutnya turunnya daya beli masyarakat memang membawa berkah bagi mobil bekas. Dibanding membeli produk baru, mereka beralih ke mobil bekas. Terutama untuk segmen mobil keluarga, paling diminati karena muat penumpang banyak.

Selain itu mobil pertanian dan mobil untuk industri. “Merek lain yang diminati adalah Avanza, Xenia, Suzuki Futura dan Kijang Kapsul,” papar Ayong.

Pangsa pasar showroom yang berdiri tiga tahun lalu ini meliputi Citeureup, Cibinong, Cileungsi, Babakanmadang, Sentul hingga Depok. Pihaknya juga menawarkan tukar tambah. “Mobil yang saya jual keluaran 1995 hingga 2008. Tentunya semua layak jalan.

Sebelum ditawarkan saya selalu maintenance dulu. Mulai dibersihkan dan dicek kondisi mesinnya. Pokoknya masuk salon dulu,” jelasnya.

Baginya, mobil siap jual jika mesin sudah baik, rangka dan mobil layak. Ia mengingatkan pembeli mobil bekas agar meneliti pula keabsahan surat kendaraan dimaksud.(tin)

(Redaksi)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Produk Berkualitas, Harga Lebih Miring

Mobil Bekas Primadona Kalangan Menengah

BOGOR – Persaingan bisnis mobil bekas (second) semakin ketat. Apalagi mobil-mobil baru dengan tampilan menawan terus bermunculan. Namun Sinar Makmur Motor tetap optimis dapat bertahan dalam persaingan tersebut.

Showroom di Jalan Raya Tajur itu optimis karena mobil bekas merupakan primadona kalangan menengah yang menginginkan mobil berkualitas dengan harga terjangkau. Apalagi kalangan menengah di wilayah Bogor cukup banyak sehingga sangat berpotensi mendongkrak penjualan.

“Rata-rata kami menjual 20 unit/bulan. Penjualan tersebut didomonasi mobil Toyota, disusul Honda dan Suzuki. Biasanya untuk jenis Toyota pembeli menyukai Avanza dan Kijang, baik jenis lama maupun kapsul. Bahkan Avanza, penjualannya mencapai 30 persen dari total penjualan,” ujar penanggungjawab Sinar Makmur Motor, Andy Layman, kemarin.

Mobil-mobil second di Sinar makmur Motor sangat disukai. Selain kualitasnya terjaga, harganya juga kompetitif. Showroom tersebut menjual mobil dengan kisaran Rp50 juta sampai Rp100 juta lebih. Tergantung dari kualitas dan tahun mobil tersebut.

“Mobil second memang lebih disukai karena harganya lebih miring dibanding mobil gress. Apalagi kualitas mobil bekas juga tak kalah saing dengan mobil baru. Kami optimis dapat terus meningkatkan penjualan,” jelasnya.

Ia mengatakan, showroom-showroom mobil bekas baru yang banyak bermunculan di Kota dan kabupaten Bogor tak membuat pihaknya gentar. Sinar Makmur Motor bahkan semakin tertantang meningkatkan jumlah penjualan.

“Melalui pelayanan yang memuasakan serta kualitas barang yang terjaga, kami optimis penjualan akan tetap bagus. Kami memang sellau berupaya pelanggan puas dengan teliti membeli mobil-mobil bekas dari penjual,” pungkasnya.(nel/pkl25)

(Redaksi)

 

Iklan

Diterbitkan oleh

zack's idea

Merupakan Blog yang memuat berbagai idea dari penulisnya...semoga bermanfaat

2 tanggapan untuk “”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s